Wisata Bahari Pulau Tunda Tidak Terjamah Pemerintah

independensi.id, Serang – Pulau Tunda, adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Laut Jawa, yakni di sebelah utara Teluk Banten. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten. Luas Pulau Tunda adalah sekitar 300 hektare. Pada Tahun 2007, jumlah penduduk Pulau Tunda mencapai 3000 orang.

Di Pulau Tunda terdapat 1 Desa yaitu Desa Wargasara. Nama Desa tersebut diartikan sebagai Desa yang warganya taat kepada hukum, Wargasara adalah sebuah nama Desa yang diberikan oleh Almarhum tokoh masyarakat dikala itu yang bernama H. Mohammad Toha yang menjabat sebagai kepala desa. Desa ini terdiri atas 2 dusun yakni Kampung Barat dan Kampung Timur. Pekerjaan penduduk desa umumnya adalah buruh nelayan, bercocok tanam palawija, dan sebagian kecil sebagai pedagang perantara.

Pulau Tunda sebenarnya sudah dapat dijadikan objek pariwisata yang sangat menarik untuk dikaji. Keindahan pantai dan lautnya belum dieksplore lebih jauh. Padahal kegiatan berlayar dengan pemandangan laut dan lumba-lumba, memancing, snorkeling, diving, melihat sunset dan sunrise adalah potensi wisata yang menarik. Hanya sedikit investor yang melakukan investasi atau melakukan kegiatan usaha industri pariwisata di Pulau Tunda. Sehingga Pemda harus terus menggali potensi menarik ini yang belum terjamah.
“Pemerintah Setempat (Kabupaten Serang) seharusnya mengetahui akan hal ini , bahwa potensi kekayaan alam ini sangat penting jika dikembangkan lebih maju lagi,” ujar Firman Hakiki salah satu Warga Pulau tunda saat ditemui wartawan independensi.id, Rabu (23/08/2016)

Pemerintah hanya berkunjung sifatnya tidak ada follow up atau respons tindakan yang nyata dalam bentuk bantuan material atau pembangunan secara fisik yang kongkrit hanya seremonial saja
” Kalau pun mereka datang hanya kunjungan dan adain acara seremonial nya saja, gak ada tindakan yang lainnya tuk warga disini,” pungkasnya (sky)


 

Apa Komentar Kalian?