Tanggulangi Banjir, LEPPAMI PB dan LAPMI Ciputat Kirim Relawan ke Desa Umbul Jaya Banten

Independensi.id, Banten – Ditengah kesibukan PB HMI mengadakan beberapa agenda dalam menyambut Dies Natalis ke-70 tahun HMI, Bakornas Lembaga Pariwisata dan Pencinta Alam PB HMI (LEPPAMI) tetap melaksanakan kegiatan kemanusiaan dalam bentuk keterlibatan menjadi relawan banjir di Banjar Sari, Desa Umbul Jaya Provinsi Banten, Sabtu (11/2/2017)

Kerja-kerja kemanusiaan ini digerakkan Bakornas LEPPAMI dan bekerja sama dengan Lembaga Pers (LAPMI) Cabang Ciputat. Banjir yang terjadi di provinsi Banten, Kecamatan Banjarsari Desa Umbul Jaya ini karena meluapnya sungai Ciliman. Banjir yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat ini juga merembes hingga Kabupaten Pandeglang.

Relawan Banjir Bakornas LEPPAMI dan LAPMI Cabang Ciputat ini sudah tiba di lokasi bencana sejak Sabtu,11 Februari 2017 dengan membawa beberapa bantuan. Sejak menginjakkan kaki di lokasi bencana, mereka langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan dan pihak kepolisisan untuk melakukan penyaluran bantuan serta mengecek lokasi di desa Umbul Jaya.

“Sampai hari minggu, aliran sungai belum surut dikarenakan tingkat curah hujannya masih tinggi. Hal ini mengakibatkan aktifitas perekonomian maupun aktifitas keseharian masyarakat masih lumpuh total”,ujar Arif Awaluddin, Direktur Pemberdayaan Aparatur Organisasi Bakornas LEPPAMI PB HMI.

Hingga kini, tambah Arif, ada sekitar 75 rumah di desa Umbul Jaya termasuk fasilitas umum lainnya belum bisa berjalan seperti biasanya. Anak sekolah pun sudah seminggu belum menjalani aktifitas belajar mengajar. Selain itu, masyarakat juga sudah mulai mengeluh dengan penyakit kulit pada bagian kaki akibat banjir tersebut.

” Akibat kendala dan tantangan itu, relawan dari Cabang Ciputat yang diterjunkan ke lokasi kembali menambah personil dengan target mengupayakan aktifitas masyarakat setempat dapat pulih kembali”,pungkas Arif.

Hingga kini, terputusnya akses jalur aktifitas yang masih terendam membuat masyarakat berinisiatif menggunakan rakit agar bisa menyeberangi luapan sungai Ciliman. Tepat di hari Senin, 13/2/2017, team relawan yang telah tiba akhirnya bisa menyeberangi sungai agar melancarkan penyaluran bantuan ke lokasi dengan menggunakan rakit masyarakat (amat).

Apa Komentar Kalian?