Sejarah Baru HMI, Ichwan Abdillah Pimpin LEPPAMI PB HMI

Independensi.id, Malang – Pasca dideklarasikan pada Jambore Nasional (JAMNAS) Pertama pada tanggal 17 Mei 2014  di Puncak Gunung Merbabu dan disahkan pada Kongres XXIX Pekanbaru Desember 2015 lalu, LEPPAMI (Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam) akhirnya kembali menunjukan kesungguhannya dengan berhasil menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) yang pertama di Coban Talun, Kota Batu -Jawa Timur. MUNAS LEPPAMI Ke-I ini dilaksanakan pada tanggal 2-7 Agustus 2016 bersamaan dengan JAMNAS LEPPAMI yang kedua.

Berangkat dengan status lembaga keprofesian baru, LEPPAMI menunjukan semangat barunya dengan dibantu oleh Tim Caretaker LEPPAMI PB HMI R Saddam Al-Jihad sebagai koordinator, Andri Cahya Irawan dan Ahmad Fathoni dalam mempersiapkan MUNAS yang pertama. Dengan dinamika pemilihan tempat pelaksanaan, LEPPAMI mampu mempersiapkan gawe nasional itu dengan cukup baik.

Terbukti dalam pembukaan di Balai Kota Among Tani Kota Batu dihadiri oleh Bapak Eddy Rumpoko (Walikota Batu), Mulyadi P Tamsir (Ketua Umum PB HMI), Kolonel Sugiono (Asisten Teritori Kodam V/Brawijaya),  Dermawan Putratama (Formateur/Ketua Umum BADKO HMI Jawa Timur), Harianto (Ketua Umum HMI Cabang Malang).

Dalam sambutannya, walikota Batu Malang  sangat berharap kepada LEPPAMI agar mampu menunjukan keberadaannya sebagai organisasi yang fokus dalam pengembangan pariwisata dan menjadi garda terdepan dalam pelestarian alam Nusantara.

Dihadiri oleh 26 cabang dari seluruh Indonesia, LEPPAMI dalam Jambore Nasional dan Munas tersebut telah menetapkan visi misi dan peraturan-peraturan organisasi berupa pedoman dasar dan pedoman rumah tangga (PD/PRT) serta pedoman pendidikan latihan khusus (Pedoman Diklatsus). Dalam forum itu juga ditetapkan penetapan garis-garis besar haluan lembaga (GBHL) dan rekomendasi serta program kerja nasional.

Pada puncaknya, dilakukannya Musyawarah untuk menentukan pemilihan Direktur Eksekutif BAKORNAS LEPPAMI PB HMI yang pertama. Dalam pemilihan yang menggunakan metode musyawarah untuk mufakat, muncul kandidat yang yang diusung oleh forum sebanyak 5 Kandidat. Dengan melewati musyawarah yang cukup alot, akhirnya terpilihlah Ichwan Abdillah secara aklamasi menjadi Direktur Eksekutif BAKORNAS LEPPAMI PB HMI pertama.

Ichwan Abdillah atau yang akrab disapa Kakanda Bedil, termasuk salah satu penggagas berdirinya LEPPAMI yang merupakan jebolan jurusan Pariwisata Universitas Indonesia dan juga jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Terbuka. Dalam pidato penutupan MUNAS LEPPAMI Ke-I, pria yang akrab dipanggil Bedil ini menegaskan bahwa kepengurusan BAKORNAS LEPPAMI PB HMI yang pertama merupakan tugas yang cukup berat karena penguatan pondasi lembaga adalah pekerjaan rumah yang utama. Namun, Bedil tetap optimis apabila seluruh cabang mendukung dan mengkritisi secara kontinyu maka tugas itu akan terasa mudah untuk dilaksanakan.

“Amanah ini merupakan kepercayaan dari seluruh LEPPAMI cabang, bukan hal mudah dalam menjalankan tugas mulia organisasi ini, tanpa dukungan dan pengawasan dari cabang-cabang, akan sangat sulit dalam mengarungi pekerjaan-pekerjaan rumah yang telah menanti terutama dalam penguatan pondasi organisasi” tegas pria berdarah Minang tersebut (azmi).

Apa Komentar Kalian?