Sambut Mahasiswa Baru, HMI UI Sebar Booklet HMI

Independensi.id, Depok – Memasuki masa penerimaan mahasiswa baru, HMI Universitas Indonesia Depok melaksanakan program ‘Welcoming Mahasiswa Baru’ (Welmab) di Balairung UI, Rabu (24/8/2016). Program ini merupakan proses untuk memperkenalkan HMI lebih dekat lagi kepada segenap mahasiswa baru Universitas Indonesia.

Hanifah Amalia, selaku Ketua Panitia Welmab mengatakan kalau program welmab ini bukanlah program pertama kali. Melainkan sudah dilakukan oleh pengurus HMI pada periode sebelumnya. Kader HMI Wati yang juga akrab dipanggil Member ini menyatakan kalau di UI, organisasi intra kampusnya (BEM dan UKM) bisa dikatakan cukup baik reputasinya. ditambah lagi mereka bisa melakukan promosi secara langsung ke mahasiswa baru melalui wadah yang disediakan fakultas dan universitas.

“Memang sebenarnya dari HMI bisa saja melakukan promosi melalui media sosial. Tapi kami khawatir itu akan tidak tepat sasaran, karena biasanya mahasiswa baru masih terbatas akses dan pengetahuannya ke organisasi-organisasi ekstra kampus”ujar Member.

Jadi, menurut Member, HMI di UI memang harus butuh melakukan proses interaksi langsung ke mahasiswa baru salah satunya dengan pembagian notes atau buku catatan yang di dalamnya diselipkan pengetahuan sekilas tengtang HMI, informasi jadwal perkaderan, testimoni tokoh-tokoh HMI serta Info Asrama Wali Songo.

“InsyaAllah notes nggak akan dibuang karena bisa dimanfaatkan juga sebagai buku catatan kuliah”tutur Member meyakinkan diri.

Member juga menambahkan kalau nyatanya HMI memang organisasi besar dan punya sejarah yg hebat, tetapi organisasi intra kampus di UI nyatanya mampu bersaing dengan baik. Sehingga, menurut Member, butuh program yang bisa melakukan interaksiĀ  langsung dan bersentuhan dengan mahasiswa baru untuk mempublikasikan HMI.
Sehingga keberadaan dan kebermanfaatan HMI dapat terasa dengan pembagian notes di acara welmab tersebut.

Mahasiswa lulusan Sastra Belanda UI ini juga menyarankan agar HMI lebih meningkatkan lagi kegiatan-kegiatan yang bisa bikin HMI lebih eksis positifnya dibanding negatifnya. Baik itu kegiatan perkaderan, sosial ataupun yang lainnya. Sehingga masyarakat juga bisa tahu apa kegiatan-kegiatan HMI. Harapannya adalah agar berita dan informasi yang muncul ke permukaan tak melulu berita yang cenderung bersifat negatif dan membuat citra HMI semakin buruk.

Saat diminta saran dan tanggapannya terkait agenda dan program HMI ke depan selayaknya seperti apa, mahasiswa yang juga berasal dari Jakarta ini memberikan pandangan perlunya bagi HMI untuk sedikit mengikuti trend anak muda zaman sekarang. Menurutnya, hal itu akan mampu menarik minat mahasiswa baru untuk masuk dan berproses di HMI.

“Mungkin PB HMI bisa ngadain acara-acara yang lebih kreatif, muda dan gaul gitu. Ini tentunya tanpa menghilangkan esensi nilai-nilai yang dikandung oleh HMI itu sendiri. Jadi biar anak mudanya, ‘mahasiswa baru’ lebih banyak yang tertarik gabung HMI”tutup Member (dzul).

Apa Komentar Kalian?