Sambut Kemerdekaan RI, HMI Surabaya Gelar Diskusi Buku Diiringi Musik Akustik.

Independensi.id, Surabaya – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surabaya menggelar kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-71 RI. Kegiatan yang diinisiasi oleh bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan  (PTKP) tersebut mengangkat tema “Meneguhkan Komitmen Kebangsaan Upaya Mempertegas Posisi Strategis Pemuda dalam Menunaikan Amanah Kemerdekaan”  pada Jum’at (19/8), di gedung Yahmindo Surabaya.

Ketua Umum HMI Cabang Surabaya, Wildan HMI dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan sebagai upaya untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan kalangan pemuda, khususnya kader HMI, agar tidak terjebak dalam kemeriahan formal perayaan HUT Kemerdekaan saja. Namun lebih kepada kesadaran untuk mengisi kemerdekaan itu sendiri.

“Peran pemuda saat ini harus bisa dibuktikan melalui tekad menyelesaikan permasalahan-permasalahan pembangunan SDM yang mampu menguasai kebutuhan dasar profesi sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan”ujarnya.

Acara yang dikemas dengan bedah buku dan juga diskusi kebangsaan itu dihadiri oleh perwakilan Komisariat HMI se-Cabang Surabaya, Koordinator Komisariat serta Lembaga Pengembangan Profesi, dan Badan Khusus HMI Cabang Surabaya. Adapun buku yang dibedah pada acara ini adalah karya Bugiakso dengan judul Setia Indonesia (Meneruskan Perjuangan Bangsa) dengan pembedah Moch.Fajrul Falah, kader HMI Cabang Surabaya asal Komisariat Syariah Sunan Ampel.

Menurut Fajrul, buku karya Bugiakso itu berbicara tentang agenda penting bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan secara jasmani dan rohani. Di mana terdapat tujuh poin penting yang terdapat dalam buku tersebut. Di antaranya menggali pengetahuan Indonesia, membangun jati diri manusia Indonesia, rekonsiliasi menuju persatuan nasional, membangun kemerdekaan Ekonomi, mengembangkan Politik Perjuangan, kebudayaan Nasional yang ber-Bhineka Tunggal Ika serta memperkuat pertahanan Nasional

Sedangkan buku kedua yang dibedah pada acara ini adalah buku karya Soe Hok Gie yang berjudul Zaman Peralihan dengan pereview Angga Putra Pratama. Dalam pemaparan tersebut Angga menjelaskan tentang pentingnya komitmen pemuda dalam menunjukkan posisi strategisnya dalam mengisi kemerdekaan yang sudah di raih oleh para pendiri bangsa. Seusai diskusi buku, acara dilanjutkan dengan penampilan akuistik dari kader HMI Cabang Surabaya dan ditutup dengan penulisan nama Indonesia pada kain putih yang telah disediakan sebelumnya oleh panitia. Hal ini dimaksudkan agar peserta yang hadir semakin memantapkan semangatnya untuk bisa mengisi kemerdekaan yang sudah diraih bangsa ini sejak 71 tahun yang lalu (azmi)

 

 

Apa Komentar Kalian?