Hilangnya Identitas Umat

Oleh: Jaswanto Kegelisahan terbesar yang membuncah di kepala dan batin penulis belakangan ini ialah persoalan-persoalan umat manusia yang kian hari tak menemukan benang merah. Kini, manusia banyak yang membicarakan tentang etika, moral, norma dalam forum-forum ilmiah, dalam berlembar-lembar tulisan dan menjadi konsumsi bagi setiap mereka yang menyebut dirinya kaum intelektual. Tapi,

HMI; Beban Sejarah dan Tantangan Masa Depan

Oleh : Bustami* “Masa lalu tak bisa diraih kembali, kendati kita dapat belajar darinya‚ masa depan belum kita miliki tapi kita harus merencanakannya. Saatnya adalah sekarang. Yang kita miliki hanya hari ini”.– Charles Hummell Faktanya, sejarah mencatat bahwa “kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimulai dengan adanya kesadaran kolekif kaum muda dan semangat

Indonesia, Nusantara Jilid III

Oleh : Satria Aji Gumelar, SE, MM* Sejarah telah mencatat bahwa sebelum Indonesia berdiri telah terlebih dahulu lahir dua Imperium besar di Bumi Nusantara, Imperium yang kekuasaannya membentang hampir keseluruh penjuru Asia Tenggara. Mengusai jalur perdagangan maritim strategis antara Tiongkok dan India. Di abad ke-7 sebuah Imperium besar yang berpusat di Sumatra

Membaca Kartini di Hari Buku

Kartini adalah pemberontakan. Meskipun secara teknis, ia adalah priyayi feodal. Dan karena itu, menjadi sesuatu yang lumrah ketika semangat pencerahan hinggap ke benaknya. Berbeda misalnya dengan pemberontakan yang di lakukan Marta Christina Tiahahu di Ambon, mengangkat senjata dan mengobarkan perlawanan yang pada gilirannya ditebus dengan hukuman di Laut Banda. Kartini adalah

Hilangnya Nyanyian Maskumambang

Kehidupan desa di sekitar tahun 90-an memang sangat nikmat untuk dikenang. Suasananya masih tergambar dengan jelas di dalam kenangan yang kian menguat ketika kita beranjak tua. Kenangan yang kuat tergambar adalah suasana ringan dan bersahaja tanpa adanya listrik dan televisi yang memuat berita simpang siur, meremas akal pikiran. Lain halnya dengan

Transportasi konvensional; Dari Improvisasi ke Inovasi

Saat konsumen di Amerika sekarang mengendarai mobil buatan Jepang, memakai baju hangat buatan Italia dan mendengar DVD player buatan Korea Selatan,  bahkan disejumlah negara maju dan berkembang, inovasi teknologi tranportasi mobil tanpa pengemudi,mobil tanpa bunyi dan tanpa asap  terus berkompetisi menguasai pangsa pasar global. Di Indonesia justru masih berjibaku dengan

Kartini, antara Kebebasan dan Pengabdian

Raden Ajeng Kartini adalah sosok yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan karena pikiran dan pandangannya mengenai emansipasi wanita. Karena gagasan tentang emansipasi itulah Kartini ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional. Meski pada akhirnya harus rela menanggalkan prinsip idealismenya dengan menjadi seorang Raden Ayu yang diperistri oleh Adipati Rembang. Ketika kartini

Konsistensi HMI dalam Komitmen Keummatan dan Kebangsaan

  “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno Itulah sepenggal ucapan Bung Karno sebagai Presiden Pertama Indonesia yang memproklamirkan kemerdekaan. Perkembangan zaman yang diiringi dengan perkembangan berbagai aspek menjadi tantangan yang harus ditanggapi proaktif oleh bangsa Indonesia. Sejak kemerdekaan, kata merdeka

Peran Perempuan Pada Ketahanan Pangan Keluarga

Habis Gelap Terbitlah Terang, merupakan terjemahan bahasa Melayu dari buku Kartini yang berjudul Door Duisternis tot Licht yang artinya Dari Kegelapan Menuju Cahaya. Buku tersebut adalah kumpulan surat- surat Kartini yang dikirimkan ke sahabatnya Rosa Abendanon Mandri di Eropa. Yang kemudian diterjemahkan oleh sastrawan Armijn Pane dengan judul “Habis Gelap