Presidium KAHMI Gelar Temu Nasional Alumni HMI Pemangku Jabatan Publik

independensi.id, Mataram – Presidium Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI) gelar Temu Nasional Alumni HMI Pemangku Jabatan Publik dengan tema “Tata Kelola Pemerintahan Berdasarkan Konsep Masyarakat Madani” di Rinjani Ballroom Hotel Lombok Raya Jl. Panca Usaha Kota Mataram, Kemarin, Sabtu (03/09/2016)

Menurut Ketua Panitia Drs. Manimbang Kahariady, dalam laporannya mengatakan inti kegiatan ini untuk merespon kekhawatiran KAHMI dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang saat ini.

“ Forum Nasional ini juga dilahirkan atas dasar banyaknya persoalan yang membelenggu Pejabat Publik yang dilahirkan dari HMI. Situasi daerah dan Negara yang memprihatinkan sehingga perlu KAHMI melahirkan gagasan agar dapat meminimalisir terjadinya persoalan yang terjadi selama ini.” terangnya

Manimbang berharap, KAHMI tetap konsisten menlahirkan kebijakan publik yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia dimasa yang akan datang. Berkeinginan Kader HMI dapat mewujudkan demokrasi yang dapat mensejahterakan rakyat dan kedepan KAHMI tetap mengawal pelaksaan tersebut agar dapat berjalan lancar.

“kepada Kader HMI yang telah dapat menjabat sebagai Pejabat Publik agar menjaga amanah dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.” Uujarnya

Sementara itu, Presedium KAHMI Prof. Dr. Moh Mahfud MD, S.H, dalam sambutanya juga menuturkan, Temu Nasional ini nanti akan membahas tentang tata kelola pemerintahan dalam konsep masyarakat Madani. Dikatakannya juga menjelang HUT KAHMI yang akan dilaksanakan seminggu kedepan diharapkan dapat mengeluarkan konsep merawat masyarakat dan mengeluarkan konsep masyarakat Madani.

“ Di HUT KAHMI kita harus kembali canangkan kebersatuan yang beragamaan, mengelola kebersatuan dan keberagamaan melalui proses demokratis, mengawal demokrasi melalui penegakan hukum.” katanya

Mantan Hakim MK  ini juga menambahkan, Masyarakat sedunia telah mengakui bahwa Indonesia sebagai Negara yang memliki toleransi yang sangat tinggi dan diakui oleh Dunia.

“Negara luar memprediksi kedepan Indonesia akan bisa menjadi Laboratorium Dunia yang ditonjolkan dengan Kebersamaan yang sangat kuat, hal itu dilihat dari banyaknya Pulau-pulau di Indonesia berjumlah sekitar 17.504 pulau. Hal itu dilihat ketika musim penghujan atau pasang air laut, namun ketika laut surut pulau di Indonesia bisa mencapai 20.000 Pulau.” Akunya

Selain itu dalam sambutannya  Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin, S.H., M.Si, sekaligus membuka acara, Menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan strategis, dalam meningkatkan perekonomian rakyat. Dikatakannya menurunkan kemiskinan dan menumbuhkan SDM masyarakat di Indonesia. Pemerintah NTB selama ini berupaya membangun kearifan budaya yang ada agar dapat meredam konflik sosial di kalangan masyarakat di NTB.

“ Pemerintah NTB selama ini juga komit dalam penegakan hukum, namun demikian perlu diingat bahwa ketika dilapangan banyak terjadi miskomunikasi dengan Apkam karena adanya laporan – laporan yang masuk ke Apkam langsung direspon tanpa dikaji terlebih dahulu langsung ditindak, sehingga menjadi berbenturan dengan para Pemangku Pejabat Publik, sementara proyek dilapangan baru akan berjalan, hal itu juga tidak baik. Sehingga perlu bersama-sama menuangkan pemikiran agar kecerdasan berbangsa dan bernegara dalam mentaati peraturan hukum dapat dilaksanakan dengan baik.” katanya

Ia berharap kegiatan ini dapat dijadikan sinergitas antara pemerintah daerah dengan pusat sehingga mampu meningkatkan proses pembangunan yang dinginkan bersama.

“Harus adanya sinerginitas anatara pemerintah daerah dan pusat untuk tingkatkan pembagunan,” harapnya

Temu Nasional Alumni HMI Pemangku Jabatan Publik yang dihadiri sekitar yang diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari seluruh Alumni Pemangku Jabatan Publik se Indonesia. Diselingi diskusi yang dibawah oleh
Ketua Dewan Pakar Presidium KAHMI, Prof. Dr. Laode Khamarudin, M.Si dengan  Materi “Mewujudkan Aparatur Pemerintah Daerah yang produktif dan akuntabel”, dan Menteri Dalam Negeri diwakili oleh oleh Staf Bidang Pemerintahan Menteri Dalam Negeri, Prof. Dr. Suhajar Dewantara, materi “Membangun Tata Pemerintahan berdasarkan Konsep Nawacita”. Hingga menghasilkan berupa rekomendasi yang disampaikan Dewan Kehormatan KAHMI Pusat / Sesepuh Alumni HMI ,DR. Ir. H. Akbar Tanjung  menyampaikan catatan penting pada diskusi panel yang nantinya menjadi bahan rumusan sebagai rekomendasi dari KAHMI untuk Pemerintah yang akan dirumuskan oleh Tim yang telah dibentuk dan akan dibacakan hasilnya pada acara makan malam di Pendopo Bupati Kabupaten Lombok Barat pada pukul 19.00 Wita nanti malam. (Dwiki)

Apa Komentar Kalian?