Pondok Miftakhul Salam, Saksi Bisu Perjuangan Kom. Saintek Yogya

Independensi.id, Yogyakarta – Derasnya hujan serta dinginya malam yang melanda malam itu, tak sedikitpun mengendurkan semangat peserta Basic Training Latihan Kader  1 (LK-1) Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Sains dan Teknologi, Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (Kom. Saintek D.I.Y) yang diselenggarakan selama enam hari mulai  Jum`at, 11 sampai 16 November 2016 lalu, di Sleman, Yogyakarta.

Pondok Pesantren Miftakhul Salam yang diampuh oleh K.H. Ahmad Fadli, menjadi saksi bisu perjuangan dalam mewujudkan mahasiswa yang akademis, mampu mencipta, rela mengabdi, selalu berlandaskan Islam, untuk mewujudkan masyarakat  adil makmur yang di Ridhoi Allah SWT.

“ Peserta LK-1 periode pertama dipengurusan ini berjumlah 34 orang, yang mendaftar 50 orang lebih. Selain itu, kami mengundang seluruh komisariat yang berada dibawah naungan HMI Cabang Yogyakarta, dan syukur Alhamdulillah hujan yang merupakan anugrah ini, tak menyulutkan kehadiran para tamu undangan. ”, tutur Ketua Pelaksana, SheviI Khasan melalui realesanya, Selasa (22/10/2016)

Sementara itu, Pandji Rijki selaku ketua Komisariat Saintek, HMI Cabang Yogyakarta mengemukakan bahwa HMI tidak menjanjikan apapun, HMI hanyalah sebuah wadah untuk mengembangkan diri, Individu-individu yang berproseslah yang akan mendapatkan sesuatu yang berharga dari HMI.

“Pondok ini menjadi Saksi, berproses di HMI bukan hanya tentang sebuah kegiatan, bukan hanya sebuah narasi program kerja, melainkan keringat yang bercucuran dari panitia maupun perserta untuk mendapatkan sebuah Ilmu pengetahuan, untuk mendapatkan petunjuk dalam menjalani hidup, dari Risalah Nur  yaitu Al-Qur`an yang kalian kumandangkan, dalam tahap-tahap di LK-1 ini.” Pungkasnya, dalam penutupan kegiatan. (adim)

Apa Komentar Kalian?