Massa HMI Desak DPRD Pendeglang Bentuk Pansus Korupsi TUNDA

independensi.id, Pandeglang – Puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islm (HMI) Cabang Pandeglang gelar aksi damai terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi Tunjangan Daerah (tunda) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Jumat (12/08/16)

Kasus yang diduga terjadi sejak tahun 2013 tersebut  tidak terendus oleh publik dengan modus memalsukan jumlah guru golongan kepangkatan 2, 3,4 dan yang memanipulasi Tunjangan Daerah hingga merugikan negara sekitar Rp. 11 Milyar

Dalam aksi tersebut massa mendesak agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Pandeglang segera membentuk Panitia Khusus (pansus) untuk mengusut kasus tersebut. “ DPRD Pandeglang harus bentuk Pansus terkait kasus ini, karena dinilai merugikan neraga hingga 11 Milyar,” ungkap Khuseni Koordinator Aksi

Ia juga menilai DPRD  Kabupaten Pandeglang yang  merupakan representatif dari civil society,  sebagai lembaga controlingbudgeting dan legislasi,  sepertinya tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Pihaknya menduga adanya indikasi oknum DPRD terlibat.

“ Disinyalir DPRD kecolongan atau bisa juga mendapatkan upeti hasil Korupsi TUNDA tersebut,  ini sebenarnya intrik tindakan korupsi yang sudah lama sejak tahun 2013.” Ujar Khuseni.

“Negara sudah dirugikan milyaran rupiah bagaimana rakyat bisa sejahtera jika para pejabat dan wakil daerahnya adalah Koruptor,  kami kader HMI,  mendesak agar kasus ini ditangani dengan serius,” tegas  Khuseni. (sky)

Apa Komentar Kalian?