Kohati Gelar LKK Tingkat Nasional

Independensi.Id,- Korp HMI wati(KOHATI) Cabang Majalengka, menggelar latihan khusus kohati tingkat Nasional, di Gedung Bapermin. Kamis (05/1/2016).

Ketua Umum Kohati Ema Rahmawati menyebutkan bahwa rencananya kegiatan LKK, akan dilaksanakan selama 4 hari, yakni mulai hari ini Kamis-hingga Minggu (5-8/1). Sedangkan jumlah peserta yang saat ini mengikuti pelaksanaan LKK secara keseluruhan berjumlah 20 orang.”Dari 20 itu, para perserta adalah perwakilan dari Kabupaten Subang, Purwakarta, Sukabumi, Jogjakarta, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Banjar dan Jakarta Barat.” Ungkapnya.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan yang dilaksana selama 4 hari itu, beberapa materi yang akan disajikan kepada para peserta diantaranya ialah materi ke-Islaman, Keperempuanan, Keorganisasian,Kekohatian, retorika keprotokoleran Kohati dan materi tentang women preneurship.

“Nanti dalam pelaksanaannya, pemateri yang akan mengisi materi tersebut diataranya para senior HMI yang ada di Kabupaten Majalengka, seperti Rakanda H Karna Sobahi MMPd (Wakil Bupati Majalengka), Rakanda Agus Asri Sabana, Rakandan Eman Sulaeman dan para senior HMI yang saat ini menjadi dosen, dilingkungan Kampus UNMA, STAI dan STIE.”jelasnya.

Sementara itu Agus Asri Sabana salah satu Dones UNMA menambahkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas terlaksanakannya LKK cabang Majalengka. Dengan alasan bahwa kegiatan LKK sangat penting untuk meningkatkan kualitas kader. Apalagi latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran intelektual pada kader perempuan.

“Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena pada dasarnya, hari ini kita harus sadar tugas dan kewajiban kita sebagai anggota masyarakat untuk mewujudkan tujuan HMI yakni terciptanya Insan Akademis, pencipta Pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah.” Ujarnya.

Serta dirinya juga menambahkan bahwa peran kohati sebagai bagian dari masyarakat dan menurutnya, Kohati harus menunjukkan kepedulian terhadap sosok perempuan yang dalam masa kesulitan dan terus mencoba mencari solusi terbaik. “Jadi sebagai lembaga khusus, Kohati harus bisa mengembangkan dan membina wanita dalam setiap persoalan dan ini tugas kita sebagai anggota masyarakat.” Katanya. (Mubaroq)

Apa Komentar Kalian?