Kader HMI ditangkap, ini Reaksi HMI Se Jawa Barat

Independensi.id, Bandung – Berbagai reaksi terkait penangkapan paksa beberapa kader HMI yang dilakukan Polda Metro Jaya muncul,  seperti yang dilakukan Aliansi Peduli Kader (APK) HMI Jawa Barat, yang langsung menyambangi Kepala Polisi Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Irjenpol. Drs. Bambang Waskito untuk mempertanyakan kejelasan mengenai penangkapan tersebut.

Muhamad Ichsan sebagai koordinator  APK Jawa Barat mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengeluarkan surat terbuka untuk Kapolda, sebagai bentuk kekecewaan dan mengecam kejadian tersebut.

“Informasi yang kami terima, penangkapan tidak sesuai prosedur, Makanya kami kirim langsung surat terbuka ini, namun sayang kami tidak bisa beraudiensi langsung bersama Kapolda, karena sedang tidak ada.” Ujar Ichsan didampingi sekretaris  Asep Setiadi, Selasa, (08/11/2016) di Polda Jawa Barat.

Ihsan menambahkan, agar Polda Jabar sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah agar mengusut tuntas dan menindak tegas pihak-pihak yang mencederai Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI tanpa pandang bulu.

” Kami ikut dalam aksi tersebut, kami berharap Kapolda Jabar bisa menjaga kondusifitas, karena dikhawatirkan bakal terjadi reaksi dan kegaduhan yang besar karena hal ini.” akunya

Siap Turun Aksi

Sementara itu, reaksi lain datang dari HMI Cabang Kabupaten Bandung. Muhammad Bambang sebagai Ketua Umum telah menghimbau kepada kadernya untuk bersiap-siap menggelar aksi di ibukota menuntut agar kader HMI dibebaskan, kalau tidak ada kejelasan.

“ Press release telah dikeluarkan dan disebar di wilayah Kabupaten Bandung, yang isinya mengecam penangkapan paksa oleh aparat. Serta menyayangkan sikap Presiden yang tidak menemui massa aksi, yang sama halnya tidak mengahrgai Ulama, Kyai, Habib dan tokoh Muslim lainya”. Kata Bambang yang didampingi Egi Gilang selaku sekretaris umum.

Dia juga meminta Presiden mengungkap “aktor politik” yang dimaksud dalam pidato menanggapi aksi damai 4 November. “ Presiden harus mempertanggung jawabkan ucapanya, menurut saya aksi ini murni bentuk sakit hati Umat Islam di Indonesia,” pungkasnya.

Mimbar Bebas

20161110_201235
Kader HMI Cabang Majalengka mengelar mimbar bebas terkait hari Pahlawan, penangkapan kader HMI, dan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (alis Ahok), Kemarin Kamis, (10/11)

Kader HMI Majalengka mengungkapkan kekesalan, kegundahaan serta kritiknya kepada pemerintah dalam sebuah mimbar bebas . Gerakan yang dilakukan tengah malam ini menuai perhatian dari berbagai kalangan masyarakat, karena dilakukan di depan gedung DPRD yang berhadapan langsung dengan Alun-Alun Majalengka.

“ Mimbar bebas ini dalam rangka hari Pahlwan, diisi dengan orasi, pembacaan pusi dan teatrikal. Tema yang dibawakan beragam, ada tentang pahlawan, ada tentang aksi damai kemarin, dan uangakapan kecewa atas penangkapan kader HMI”. Papar Agus sebagai Ketua Umum di dampingi Oman dan Oki Kurniawan, kemarin Kamis, (10/11) di Majalengka.  (A.Mugni)

 

Apa Komentar Kalian?