HMI Sigli Sayangkan Tindakan Polisi Tangkap Sekjend PB HMI

Independensi.id, Jakarta – Ketua Umum HMI Cabang Sigli menyayangkan tindakan pihak kepolisian saat menangkap Sekertaris Jendral PB HMI Ami Jaya pada kemari, Selasa (08/11) sekitar pukul 00.30 malam dini hari. Dikatakannya juga penangkapan tersebut merupakan penakapan yang tidak di inginkan oleh kader HMI Se Indonesia.

“Padahal sudah jelas siapa provokator dalam aksi tersebut dan ketua Umum PB HMI telah memberikan keterangn konferensi pers di media bahwa  yang menjadi dalang kerusuhan bukanlah kader hmi melaikan penyusup dalam tubuh hmi untuk melakukan provokasi masa,” ungkap Junaidi melalui presrealesnya, kemarin selasa (08/11).

menurut Junaidi tuduhan yang dilakukan oleh kepolisian tidaklah sesuai fakta karna yang melakukan kericuhan itu bukan kader Hmi di karena banyaknya peserta aksi demo tersebut.

“Kami pengurus HMI Cabang Sigli mengutuk keras tindakan kepolisian yang semena mena terhadap penjumputan paksa oleh sejumlah oknum kepolisian, ini merupakan percikan api baru untuk kader senusantara ini akan membuat kader HMI geram terhadap tindakan tersebut,” terangnya

Lebih lanjut ia menambahkan, upaya selanjutnya yang akan dilakukan tentunya konsolidasi dengan pengurus. Kemudian menunggu instruksi PB HMI upaya apa yang akan di atas tindakan represif kepolisian tersebut.

“ saya himbaukan kepada kader HMI Cabang Sigli jangan terprovokasi dulu kita menunggu perkembangan terbaru dari PB HMI langka-langka apa yang harus dilakukan untuk mengawal permasalahan ini sampai tuntas,” himbaunya

Sementara itu Muksalmina menilai penaggkapan sejumlah kader HMI tersebut  dijadikan tumbal leh pihak kepolisian untuk pengalihan isu kasus penistakan agama dalam beberapa waktu yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Penangkapan ini jangan-jangan pengalihan isu dan jadikan HMI sebagai kambing hitam dalam aksi bela islam,” jelasnya

Ia juga menyesalkan pihak kepolisian menjemput paksa sekjend PB HMI dan beberapa kader HMI lain nya bak seperti massa orde baru. Meski kabarnya semalam sudah dibolehkan pulang namun tetap berstatus tersangka.“ Sudah dilepaskan tapi sekjen tetap dijadikan tersangka oleh pihak polisi,” pungkasnya (dzul)

Apa Komentar Kalian?