HMI Pamekasan Bersama Umat Islam Madura Tuntut Ahok Di Adili

Independensi.id, Pamekasan – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pamekasan dan 54 organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pamekasan datangi Mapolres Pamekasan, Jumat (28/10/2016) sekitar pukul 12.44 WIB masa aksi long march dari Monumen Arek Lancor menuju Mapolres Pamekasan, menuntut Polri mengusut tuntas dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Guberbur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Massa pengunjuk rasa membawa berbagai poster dan spanduk yang berisi kecamatan atas tindakan Ahok. Massa menilai, Gubernur DKI Jakarta itu telah melakukan perbuatan yang menghina umat Islam yang bisa mengancam kerukunan umat beragama.

“Seret Ahok ke pengadilan, tahan Ahok, karena telah melakukan penistaan agama,” seruan orator aksi ini menggema hingga masa berakhir.

Teriakan yel, yel “Gantung Ahok” terus bergemuruh di sepanjang jalan yang dilalui massa pengunjuk rasa ini. Aksi ribuan muslim itu, menuju Mapolres Pamekasan guna menyampaikan aspirasi mereka.

Aksi ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian Polres Pamekasan mulai dari awal hingga selesai.

Adapun Tuntutan masa aksi yang Pertama Ahok sesegera mungkin untuk diproses secara hukum, terkait ucapan yang menistakan agama. Kedua tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun yang nantinya akan menjadi penghambat bahkan penghalang proses hukum ahok. Tiga Kapolres diminta menyampaikan suara tuntutan umat muslim dunia khususnya muslim Indonesia Madura pada kapolri.

(Taufik PM)

Apa Komentar Kalian?