HMI dengan Aliansi Masyarakat Lampung Selatan Melakukan Demontrasi

Jakarta—Demonstrasi yang dilakuan HMI bersama aliansi bersama Masyarakat Lampung Selatan menggugat pembangunan infrastruktur jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), yang terjadi di desa Cilamaya Bakauheni lampung selatan masyarakat yang terkena pembebasan lahan tidak diganti kerugian alas tanahnya, kurang lebih 8 hektar alas tanah milik masyarakat belum terbayarkan, seharusnya seperti apa yang sudah diamanahkan UU No. 2 Tahun 2012 tentang pembebasan lahan untuk fasilitas umum. “Seharusnya masyarakat sudah mendapatkan apa yang sudah mnjadi haknya namun kenyataannya tidak demikian alas tanah, tanam tumbuh serta bangunan diluluh lantakan tetapi masyarakat tidak mendpatkan pembayaran hak mereka”, tegas Arven, salah seorang orator.

Solidaritas Mahasiswa Islam bersama Aliansi Masyarakat Lampung Selatan Menuntut Keadilan mehon kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla untuk segera membereskan dan menyelesaikan apa yang sudah menjadi Hak dari Masyarakat Lampung Selatan khususnya desa cilamaya bakauheni lampung selatan.  Aksi yang ini menenuntut, pertama, Selesaikan pembayaran atas ganti kerugian Hak tanah kami. Keda, ungkap mafia tanah dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).Keyiga, Periksa Tim Pembebasan lahan ( BPN Lampung Selatan dan Kementrian PU) atas keganjilan – keganjilan yang terdapat dalam pembebasan lahan mega proyek JTTS.

Apa Komentar Kalian?