Hari Sumpah Pemuda : HMI Kota Bogor Tuntut Bima Arya Selesaikan Pekerjaannya

independensi.id, Bogor – Pemperingati Sumpah Pemuda, Sejumlah puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor bacakan Sumpah Pemuda, di depan Istana Kepresidenan Bogor. Jumat (28/10/2016)

Dalam aksi ini, HMI menganggap nilai-nilai Sumpah Pemuda telah melenceng jauh dari pola Rezim Presiden Jokowi yang membawa perekonomian nasional semakin liberal. Hal itu disampaikan aktivis HMI, Burhan Bay saat orasi didepan Istana Kepresidenan Bogor.

Menurut Burhan, Sumpah Pemuda mempunyai nilai Nasionalisme dalam segala aspek, namun kenapa sampai sekarang perekonomian Indonesia masih saja didominasi oleh pengusaha asing.

“Sumpah Pemuda merupakan wasiat pendiri bangsa, namun Rezim Jokowi membiarkan perekonomian negeri dikuasai asing”, tegasnya.

Setelah  melakukan orasi di depan Istana, massa HMI juga menggeruduk Balai Kota Bogor, menuntut Bima Arya segera menuntaskan pekerjaannya. Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Kota Bogor, Saepul Wahyudin dalam orasinya menyatakan, HMI menuntut pemerintah Kota Bogor untuk segera mempercepat realisasi dan menyelesaikan permasalahan yang ada pada 6 Program Skala Priorotas.

Selain itu, Ipul juga mendesak agar Pemkot Bogor merelokasi dan memberdayakan Pedagang Kaki Lima (PKL), menuntaskan masalah sampah, permudah proses birokrasi bagi warga, memberantas pungli (pungutan liar) ditubuh pegawai pemkot, dan mengentaskan kemiskinan di Kota Bogor. “Kalau 6 Skala Priorotas masih belum ada kejelasan, HMI akan terus melakukan unjuk rasa,” cetus Ipul. (MSA)

Apa Komentar Kalian?