Akademisi : Sektor Pertanian Indonesia saat ini Bergantung Oleh Negara Asing

Independensi.id, Malang – Akademisi Pertanian Yunan Saifullah, memandang laju sektor pertanian dalam negeri mengalami penurunan sehingga mengakibatkan Indonesia selalu bergantung kepada negeri asing yang mengandalkan cara-cara import.

“Potensi alam tani kita sungguh luar biasa, namun kebiasaan pemuda kita lebih luar biasa lagi. Sarana-sarana modern lebih menarik untuk dimiliki pemuda, maka dengan itu, cara pikir pemuda akan hilang terhadap sarana-sarana tradisional dalam hal pertanian,” Jelasnya saat menjadi nasrasumber di Forum Group Discussion (FGD), bertajuk “Pembangunan Desa Berbasis Sumber Daya Pertanian”  yang diadakan oleh Pengurus HMI Cabang Malang melalui Bidang Pertanian dan Kelautan di Hall Room HMI Cabang, Kamis (13/10/2016)

Kepala Bidang Pertanian dan Kehutanan, Heru Waksito juga menambahkan saat ini lahan pertanian di Kota Batu didominasi petani apel dengan adanya pertanian tersebut ia ingin menjadikan Batu menjadi kota pariwisata.

 “Luas kota Batu tak sebesar Malang, namun lahan tani kota Batu lebih banyak terutama lahan pertanian apel, dengan potensi tersebut kita harapkan batu jadi kota pariwisata dan tentunya pendapatannya pun sangat menunjang APBD kota Batu,”urainya

Sementara itu menurut Ketua Bidang Pertanian dan Kehutanan HMI Cabang Malang, Fahmi Ismail dalam sambutannya mengatakan bahwa pertanian wilayah Malang lagi mengalami kemerosotan.

“Indonesia adalah bumi agraris namun semakin waktu semakin menurun penghasilan agraris diakibatkan petani merosot semangatnya, dan tak lagi berharap atau meneruskan generasi-generasi petani selanjutnya. Maka perkara tersebut, pertanda Indonesia khususnya Malang mendekati kejatuhan di sektor pertanian,” terang Fahmi (Ald/Irs)

Apa Komentar Kalian?